Hindari link-link pornografi
Jangan melalaikan shalat wajib..
MP3 Murottal

Loading..
"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, agar kamu bertaqwa. [ QS. Al-Baqarah 183 ]
Selamat memasuki
"BBM"
Bulan Berkah+Maghfirah
Tingkatkan kwalitas
"PREMIUM"
Prei Makan+Minum
Jangan lupa isi
"SOLAR"
Sholat lail dengan rajin
Serta
"MINYAK TANAH"
Memperbanyak Tadarus+Tahan Amarah
Dan jangan lupa isi
"PULSA"
Puasa Lebih Sabar
*


Tanda Seorang Pecundang Kompetisi Ramadhan
Salah satu tujuan utama orang berolahraga adalah untuk menjaga serta meningkatkan kesehatan dan kebugaran tubuhnya. Jika tujuan itu tidak tercapai, misalnya orang itu malah sakit-sakitan, berarti ada yang salah dalam menjalankan aktivitas olahraganya. Barangkali ada prosedur olahraga yang dilanggarnya.

Begitu juga orang beribadah pasti memiliki tujuan, salah satunya yang utama adalah untuk menjaga serta meningkatkan keimanan dan ketaqwaannya. Jika tujuan itu tidak tercapai, misalnya ia masih terus menjalankan perbuatan maksiat, berarti ada yang tidak beres ibadahnya. Barangkali ada kaidah-kaidah ibadah yang dilanggarnya.

Dalam ibadah puasa, jika usai Ramadhan, seseorang tidak menjadi bertaqwa, justru kian bejat, maka boleh diduga ia telah menjadi pecundang dalam kompetisi Ramadhan. Adalah tanda-tanda kegagalan seseorang mendapatkan ketaqwaan;
Khianat terhadap amanah
"Sesungguhnya puasa adalah amanah, maka hendaknya masing-masing kamu menjaga amanatnya." (Riwayat Al-Kharaithiy)
Pada riwayat lain Rasulullah menjelaskan bahwa yang dimaksud amanah itu adalah mata, telinga, dan lidah. Jika seseorang dapat menjaga amanah ketiganya tersebut selama Ramadhan, maka ia akan juga dapat menjaga amanah itu di luar Ramadhan.
Dengan kata lain, jika seseorang biasa mengkhianati amanah itu di luar Ramadhan; matanya suka memandang sesuatu yang diharamkan, telinganya suka mendengarkan sesuatu yang haram, dan lidahnya bisa mengucapkan kata-kata haram, berarti ia terbiasa pula mengkhianati amanah yang sama di bulan Ramadhan.
Malas shalat berjamaah dan tidak bersegera menjalankan shalat.
Sa'id bin Musayyap mengelompokkan orang yang tak segera mendirikan shalat tepat pada waktunya kedalam tarkush-shalat (meninggalkan shalat). Orang yang bershiyam Ramadhan sangat disiplin menjaga waktu shalat, kerana nilainya 70 kali shalat fardhu dibulan lain.
Kikir dan rakus pada harta benda.
Sebab, salah satu sasaran utama ibadah puasa adalah membuat manusia mampu mengendalikan sifat rakus pada makan minum maupun pada harta benda. Justru pada bulan Ramadhan dipupuk semangat untuk rajin berzakat, berinfak, dan bershadaqah.
Maka jika usai Ramadhan seseorang bersikap kikir, takut rugi jika mengeluarkan infaq dan shadaqah, itu adalah tanda gagal Ramadhan.
read more..

Back

Sign Guestbooks


[ C ] Solution.Wen.Su
Get your Suport
Powered By
Smangat4U