---
Dan katakanlah: "Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Maha Mengetahui akan yang gaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan." (QS. At-Taubah:105)
Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu kerana takut kemiskinan. Kami lah yang akan memberi rezeki kepada mereka dan dan juga kepadamu. Sesungguhnya membunuh mereka adalah suatu dosa yang besar. (QS. Al-Isra':31)
Hai rasul-rasul, makanlah dari makanan yang baik-baik, dan kerjakanlah amal yang shaleh. Sesungguhnya Aku Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS. Al-Mukminun:51)
Dialah Yang menjadikan bumi itu mudah bagi kamu, maka berjalanlah di segala penjurunya dan makanlah sebahagian dari rezeki-Nya. Dan hanya kepada-Nya lah kamu (kembali setelah) dibangkitkan. (QS. Al-Mulk:15)
Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan. (QS. Al-Qashash:77)
"Mencari rezeki yang halal itu wajib sesudah menunaikan yang fardhu (seperti sholat, puasa, dll) (HR. At-Thobrani)
"Sesungguhnya Allah mencintai kepada hamba yang berkarya, barangsiapa bersusah payah mencari nafkah untuk keluarganya seperti seorang Mujahid di jalan Allah Azza wa Jalla." (HR. Ahmad)
"Tiada makanan yang lebih baik daripada hasil usaha tangan sendiri." (HR. Bukhari)
"Barangsiapa pada malam hari merasakan kelelahan dari upaya kerja kedua tangannya, maka pada malam hari itu diampuni oleh Allah." (HR. Ahmad)
"Allah memberi rezeki kepada hambanya sesuai dengan kemauan kerasnya dan ambisinya." (HR. Ath-Thusi)
"Mata pencaharian yang paling utama adalah berjualan dengan penuh kebajikan dan dari hasil keterampilan tangan." (HR. Ahmad)
"Sesungguhnya Ruhul Qudus (Malaikat Jibril) membisikkan dalam benakku bahwa jiwa tidak akan wafat sebelum lengkap dan sempurna rezekinya, kerana itu hendaklah kamu bertaqwa kepada Allah dan memperbaiki mata pencaharianmu. Apabila datangnya rezeki itu terlambat, janganlah kamu memburunya dengan jalan bermaksiat kepada Allah, kerana apa yang di sisi Allah hanya bisa diraih dengan ketaatan kepada-Nya." (HR. Al-Hakim)
««
saudaraku..
sentuhlah hati berhentilah pornografi
Back
Smart Wap!
Right to copy - All [Silahkan menyalin isi atau menyebarluaskan URL situs ini untuk tujuan kebaikan]
www.solution.wen.su
Suport4U
Powered By
Smangat4U
[ Berbagai Sumber ]

