Mengapa menunggu senja?
Ya Allah...
My Link!


Sebuah ingatan dari seorang sahabat:

---

Sekiranya kamu merasa dirimu jauh dari Allah...
Sekiranya kamu merasa dirimu lalai dari Allah...
Sekiranya kamu merasa dirimu kotor dengan dosa dan kejahatan...
Sekiranya kamu merasa dirimu kurang amalan...
Sesungguhnya... Itu tanda Allah masih sayang.
Namun... Cukupkah merasa merasa dan memikirkan begitu saja?
Cukupkah sekadar meratapi, dan menyesali diri kurang berdzikir?
''Usahlah sibuk menyebut diri kurang berdzikir...
Usah berlama meratapi masa lalu yang terbuang...

Bangun!!!

Kalau kurang berdzikir... segera berdzikir...
Kalau terkalahkan oleh nafsu tidak bisa bangun beramal...
Tunggu apa lagi? Persiapkan amalan...
Kalau jijik kerana diri kotor dengan dosa...
Apalagi hendak ditunggu? Bertaubat dan kembali...
DIA pasti menyambut dengan gembira.''

Sebenarnya...
Sekedar bersedih dan berlama menyesali diri tanpa upaya merasa kurang beramal tanpa tindakan itu dari syaitan.

Usah menunggu keinginan, niat, dan rencana kebaikan terpupus oleh kedatangan maut. Saat itu menangis menitiskan air mata darah sekalipun sudah tak berguna lagi.
««
saudaraku..
sentuhlah hati berhentilah pornografi


Back
Smart Wap!
Right to copy - All [Silahkan menyalin isi atau menyebarluaskan URL situs ini untuk tujuan kebaikan]
www.solution.wen.su
Suport4U
Powered By
Smangat4U
[ Berbagai Sumber ]



Создай сайт! Create site!